Tutorial Riset Keyword
November 16, 2018
1 Comment
Tutorial Riset Keyword
Yang menjadi pertanyaan pada sekarang ini adalah bagai mana caranya untuk melakukan riset keyword?
Nah di bawah ini adalah tutorial lengkap dari cara untuk melakukan riset keyword dengan memanfaatkan ada dua buah metode gratis bernama Ubersuggest dan juga Google Adwords: Keyword Planner.
Yang pada dasarnya sobat juga bisa dengan menggunakan Google AdWords: Keyword Planner, akan tetapi keyword yang dihasilkan sendiri kurang bervariasi. Maka Oleh karena demikian kita sangat membutuhkan bantuan Ubersuggest.
“Loh kenapa begitu bang HADI..?
Selain mamfaat dari Ubbersuggest masih ada juga beberapa tools lain yang mungkin serupa yang tidak kalah bagusnya , seperti dibawah ini:
- http://keywordtool.io
- http://keywordshitter.com
- dll.
“Loh kenpa abang menggukan Ubbersuggest...?
Karna tugas dari Google Adwords: Keyword Planner sendiri sudah pasti untuk menganalisis berbagai jumlah pencarian dan juga pada tingkat persaingan pengiklanan AdWords (itu sangat cocok untuk kita yang ingin menghasilkan uang dari Google AdSense).
“Tapi bagai mana prosesnya bang...?
Mari sobat simak yang di bawah ini :
1.Mencari benih dari keyword
Yaitu dengan mencari benih keyword yang berhubungan dengan topik blog sobat.
Benih keyword adalah keyword yang hendak kita gunakan untuk menemukan keyword-keyword yang lain atau sering juga disebut sebagai keyword turunan.
Yang pada umumnya benih keyword ini terdiri dari satu atau dua kata , jadi termasuk dalam kategori short tail keyword.
Adapun cara mencari benih keyword sobat dengan menggunakan insting. Coba sobat pikir yang sekira-kira kata kunci apa saja yang berhubungan dengan topik blog atau website sobat sendiri.
Contohnya jika blog sobat membahas tentang Teknologi, maka benih keyword-nya bisa seperti:
- Android
- laptop
- Software
- Internet
- Gadget
- dll.
2. Mencari long tail keyword
Jika seandainya sobat sudah mendapatkan dari daftar benih keyword, sekarang saatnya untuk menggunakan benih-benih keyword tersebut yang bertujuan untuk menemukan keyword dari turunan berupa long tail keyword.
Dengan cara…
a. Pergi ke https://neilpatel.com/ubersuggest/
b. Masukan kata kunci apa saja yang menurut sobat berhubungan dengan topik blog sobat.
Masukan kata kuncinya Dalam hal ini misalnya “Android“
Pilih bahasa. Dalam hal ini misalnya “Indonesian“
Klik "Suggest "
c. Kemudian akan muncul daftar keyword yang berkaitan dengan “Android”
d. Namun apbila daftar keyword-nya masih terdiri dari dua sampai tiga kata ssilahkan di klik daftar keyword yang tampil di situ, nanti ubersuggest akan otomatis mencari daftar keyword turunan yang lain.
f. Jika sudah, klik “Select All Keywords”
g.selanjutnya sobat Klik “Get”
3.Menganalisis Jumlah Pencarian pada Keyword
Selanjutnya menganalisis jumah dari pencarian pada mesin pencari dari keyword-keyword yang sudah sobat dapatkan dari Ubersuggest.
Hal sangat mudah yang dapat kita lakukan adalah dengan cara memanfaatkan Google AdWords Keyword Planner.
Dengan cara:
a. Masuk ke Google Adwords: Keyword Planner
b.Klik “Download”
c. kemudian sobat Pilih format file .CSV dan klik Download
d. silahkan buka file CSV yang didownload dan kemudian bisa dipilih-pilih mana kata kunci yang paling bagus berdasarkan jumlah hasil pencarian yang di ingini.
Perlu sobat pahani bahwa dari data-data yang ada pada tampilan Google Keywords Planner tidaklah 100% akurat. Jikalau di situ tertulis jumlah pencarian perbulan 1000, maka bukanlah sebuah jaminan blog sobat akan mendapatkan 1000 visitor perbulan namun jika berada di posisi 1 Google. Bisa lebih banyak dan juga bisa lebih sedikit.
4.Menganalisis tingkat persaingan
Suatu Hal yang tidak pernah kalah pentingnya dengan menganalisis tingkat persaingan di mesin pencari google sesusai dengan tingkat kemampuan SEO yang sobat miliki. Untuk yang satu ini kita bisa melakukannya secara manual.
Data tingkat dari persaingan yang terdapat pada Google AdWords Keyword Planner adalah suatu persaingan pengiklan di AdWords bukan persaingan di mesin pencari Google.
Adapun cara menganalisis tingkat dari persaingan sobat bisa memanfaatkan Extensi browser seperti SEOQuake atau MozBar.
Di bawah adalah screenshot contoh hasil pencarian dari keyword “Android Murah/Biasa”
Dengan cara menggunakan extensi browser seperti SEOQuake, sobat bisa melihat PR, Backlink, ranking alexa, dll. dari web-web yang muncul pada SERP atau halaman hasil pencarian sobat.
Ada beberapa tips yang bisa saya tunjukkan adalah :
Ini juga termasuk langkah-langkah untuk menemukan keyword yang cocok maka langkah selanjutnya dengan mengoptimasi keyword tersebut..
Kurang lebihnya silakan tinggalkan dikomentar dibawah ini. Terima kasih...
a. Masuk ke Google Adwords: Keyword Planner
- Klik “Get search volume data and trends“
- Upload file keyword yang sudah sobat simpan sebelumnya
- Klik “Get search volume”
b.Klik “Download”
c. kemudian sobat Pilih format file .CSV dan klik Download
d. silahkan buka file CSV yang didownload dan kemudian bisa dipilih-pilih mana kata kunci yang paling bagus berdasarkan jumlah hasil pencarian yang di ingini.
Perlu sobat pahani bahwa dari data-data yang ada pada tampilan Google Keywords Planner tidaklah 100% akurat. Jikalau di situ tertulis jumlah pencarian perbulan 1000, maka bukanlah sebuah jaminan blog sobat akan mendapatkan 1000 visitor perbulan namun jika berada di posisi 1 Google. Bisa lebih banyak dan juga bisa lebih sedikit.
4.Menganalisis tingkat persaingan
Suatu Hal yang tidak pernah kalah pentingnya dengan menganalisis tingkat persaingan di mesin pencari google sesusai dengan tingkat kemampuan SEO yang sobat miliki. Untuk yang satu ini kita bisa melakukannya secara manual.
“Bang.., di Google AdWords Keyword Planner kan juga ada data tingkat persaingannya..?
Memang ada..!
Loh bang trus kenapa tidak pake itu aja?”
Adapun cara menganalisis tingkat dari persaingan sobat bisa memanfaatkan Extensi browser seperti SEOQuake atau MozBar.
Di bawah adalah screenshot contoh hasil pencarian dari keyword “Android Murah/Biasa”
Dengan cara menggunakan extensi browser seperti SEOQuake, sobat bisa melihat PR, Backlink, ranking alexa, dll. dari web-web yang muncul pada SERP atau halaman hasil pencarian sobat.
Saya bingung bang dengan cara menentukan keyword yang persaingannya tidak terlalu sulit, gimana ya bang?
Mudah saja Sobat bisa menilai tingkat persaingannya berdasarkan dari Jumlah hasil pencarian, pagerank, rangking alexa, jumlah index, dll. Ada beberapa tips yang bisa saya tunjukkan adalah :
- Jangan pilih keyword yang jumlah hasil pencarian di atas bilangan dari satu juta.
- Jangan pilih keyword yang dikuasi oleh web-web otoriatas, contohnya: Wikipedia dll ..
- Jangan pilih keyword yang dikuasi oleh web-web dengan pagerank di atas 5
- Jangan pilih keyword yang dikuasi oleh web-web dengan page authority dan domain authority di atas 50 (gunakan Extensi MozBar)
- dan lain sebagainya
Ini juga termasuk langkah-langkah untuk menemukan keyword yang cocok maka langkah selanjutnya dengan mengoptimasi keyword tersebut..
Kata Penutup..
Demikianlah yang dapat saya uraikan tentang cara riset keyword atau kata kunci paling ampuh versi bang Hadi, dan semoga saja apa yang saya tulis di atas dapat memberikan manfaat buat sobat khususnya buat saya sendiri yang sedang belajar ngeblog .Kurang lebihnya silakan tinggalkan dikomentar dibawah ini. Terima kasih...
Terima kasih gan, Artikel Tutorial Riset Keyword Terbarunya sangat bermanfaat gan. Good job slalu.
ReplyDelete