3 Maksalah Penyebab Blog Di Banned AdSense Yang Paling Sering Terjadi
November 06, 2018
Add Comment
3 Maksalah Penyebab Blog Dibanned AdSense Yang Paling SeringTerjadi
Bagi sobat-sobat yang sudah memiliki akun AdSense sudah sepatutnya untuk membaca,
memahami dan mematuhi kebijakan dari
program Google AdSense supaya blog sobat dan akun AdSensenya terhindar dari pelanggaran/
banned.
Tapi adakalanya banyak dari kita yang mungkin entah karena kurang teliti atau mungkin banyak dari kalangan blogger yang melakukan
tindakan diluar aturan yang pada intinya sehingga pihak kebijakan dari program Google AdSense sendiri melakukan
tindakan terhadap blog atau situsnya
dibanned.
Ya memang pada dasarnya itu sudah menjadi resiko bagi kita pembloger atas dari tindakan kita
yang melampoi batas dari aturan .
Namun adakalanya Masih beruntung bagi kita kalau hanya
blognya saja yang dibanned, namun kalau sampai akunnya sendiri yang dibanned,
bisa ribet maksalah yang kita tanggung…
Sebenarnya memang begitu banyak sekali pelanggaran-pelanggaran
yang mungkin bisa menyebabkan blog sobat itu dibanned oleh AdSense, tapi dari pengalaman saya sendiri
yang pada sekarang ini masih menggunakan jasa JV AdSense yang selama pemakaian lebih dari 1 tahun, setidaknya ada 3
yang menjadi penyebab pelanggaran yang paling sering terjadi.
1. Salah memberi label pada iklan
Pelanggaran pertama adalah karena sobat mungkin salah pada
memberi sebuah label iklan. Label iklan adalah judul dari iklan yang biasanya
diletakan di atas iklan.
Contohnya seperti gambar iklan ini :
Google AdSense Cuma mengizinkan untuk menggunakan label/judul
dengan tulisan “Iklan” dan “Pesan Sponsor“. Selain dari label tidak diizinkan,
khususnya bagi label yang dapat menyesatkan
pengunjung, kita contohkan menyuruh para
pengunjung untuk mengklik iklan kita.
Contohnya seperti gambar iklan ini :
Pelanggaran ini bisa sering terjadi atas ketidak sengajaan.
Misalnya sobat memasang iklan yang berdekatan tulisanya itu yang menyerupai judul blog.
Nah adapun Untuk menghindari pelanggaran ini :
§ Pastikan sobat
hanya menggunakan label “Iklan” dan “Pesan Sponsor“
§ Atau lebih
baik untuk sama sekali tidak memasang label iklan
§ Jangan
memasang iklannya yang berdekatan dengan tulisan sekaligus menyerupai judul.
2. Iklan dan Konten yang Tumpang Tindih
Pelanggaran yang kedua adalah karena iklan dan kontenya yang tumpang
tindih.
Terjadinya pelanggaran ini karena iklan yang terpasang
tertutupi oleh konten atau bisa juga sebaliknya, konten tertutupi oleh iklan.
Contohnya seperti gambar ini :
Dari kasus banned yang sering terjadi pelanggarannya terjadi karena iklan tampil di atas postingan,
sedangkan postingan artikel tersebut sangatlah pendek. Oleh pihak AdSense iklan
tersebut dianggap menutupi konten.
Untuk menghindari pelanggaran ini :
- Hindari memasang iklan di bawah menu navigasi dropdown
- Jangan sekali-kali memasang iklan yang berdekatan dengan iklan lain
- Jangan pasang iklan di atas konten jika kontennya sedikit
- Jangan menggunakan widget-widget melayang
3. Iklan yang Terpasang di Halaman Pencarian
Sebenarnya tidak ada larangan bagi sobatuntuk memasang iklan
di halaman pencarian,tetapi memasang sebuah iklan di halaman pencarian secara
tidak langsung dapat mengalami pelanggaran.
Pelanggaran tersebut biasanya sering terjadi karena adanya ulah dari pengunjung yang iseng –iseng
memasukan kata kunci yang tidak pantas di form pencarian.
Misalnya pengunjung mengetikan kata kunci “cerita seorang janda” di form pencarian, biasanya
kata kunci tersebut akan muncul di URL dan juga pada halaman pencarian.
Nah jika URL dan halaman pencariannya terdeteksi oleh mesin Google AdSense maka akan dianggap suatu pelanggaran.
Itulah 3 daftar yang mengakibatkan blog dibanned oleh AdSense yang paling sering terjadi.
Jika sobat mempunyai pengalaman yang lebih tentang dibanned karena
pelanggaran selain yang sudah disebutkan di atas, mohan jangan lupa di share via komentar dibawah ini.


0 Response to "3 Maksalah Penyebab Blog Di Banned AdSense Yang Paling Sering Terjadi"
Post a Comment